Selasa, 27 September 2011

Pemimpin Yang Baik

Ayat bacaan: Yak 1:8  "Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya."

Seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat mengendalikan situasi, tetap tenang dalam kondisi sepanik apapun, bukan sebaliknya, duluan panik dan malah bikin panik ketika orang lain masih tenang. Akibat dari ketenangan itu, seorang pemimpin teladan akan dapat mengambil solusi yang benar, yang terbaik untuk apa yang ia pimpin, dan tidak akan terganggu oleh suasana ketidakpastian disekitarnya. Pemimpin yang bijaksana akan mengambil keputusan berdasarkan apa yang terbaik, bukan apa yang populer, atau dapat mempopulerkan dirinya sendiri.

Sekelumit gambaran pemimpin yang baik, yang tampaknya sangat sederhana, namun di hari-hari ini justru hal seperti ini menjadi sebuah barang langka. Terlalu banyak orang rebutan menjadi pemimpin, saling tonjok, saling sikut, menghalalkan segala cara, hanya untuk popularitas dirinya sendiri. Ketika suasana menuntut kepemimpinan yang benar-benar bijaksana, seringkali mereka tidak sanggup untuk itu. Kepanikan malah lebih sering menerpa para pemimpin terlebih dahulu, dan akibatnya semua bawahan, karyawan atau warga yang dipimpinnya akan menjadi panik.

Di hari-hari yang dipenuhi masalah, ketidakpastian, kesulitan dan ketidakstabilan seperti sekarang ini, dunia sedang butuh pemimpin yang baik. Negara butuh pemimpin yang baik, kota butuh pemimpin yang baik, sebuah organisasi butuh pemimpin yang baik, rumah tangga butuh pemimpin yang baik. Adalah gampang jika kita berkata, "kenapa jarang muncul pemimpin-pemimpin dari anak Tuhan?" , tapi bukan disitu akar permasalahannya. Justru, kenapa diantara anak Tuhan masih banyak yang belum mempersiapkan dirinya untuk menjadi pemimpin yang baik. Seringkali keraguan, ketakutan, ketidakyakinan diri masih saja mewarnai hidup kita, walaupun Tuhan telah menjanjikan segala sesuatunya, dan kita tahu bahwa janji-janji Tuhan akan selalu ditepati. Seringkali ketika kita menghadapi masalah, kita lebih dulu panik, ketimbang berpegang teguh pada Tuhan. Ketika diri anda diselimuti keraguan, anda tidak akan pernah berada dalam kondisi tenang, dan akibatnya anda pun tidak akan dapat mencari solusi yang paling optimal. Kepanikan tidak seharusnya dapat tempat dalam hidup kita yang percaya sepenuhnya pada Yesus.

Persiapkanlah diri anda, teruslah tumbuh dalam Tuhan, dan teruslah pelihara takut akan Tuhan. Jadilah pemimpin yang baik, yang mengikuti semua isi hati Tuhan. Kita harus tetap siap ketika dunia butuh sosok yang menenangkan dan mampu mengendalikan situasi, karena dalam Yesus selalu ada jawaban dan solusi. Siapkah anda menjadi pemimpin yang berpegang teguh dan setia pada Yesus?

Tidak ada komentar: